Sepanjang sejarah, manusia telah bersatu dalam kelompok sosial. Studi yang mendalam telah menunjukkan bahwa orang yang berbagi bentuk pengalaman mengidentifikasikan adanya relasi terhadap satu dengan yang lain, dan dengan demikian akan lebih mudah untuk dipersatukan.

Monkeysphere

Game seperti Pet Party mempertemukan banyak orang atas dasar minat yang sama

Dalam dunia internet saat ini, game sosial seperti MatchMove Games Poker dengan cepat menjadi hobi yang disukai banyak orang, mengalahkan game solo lainnya yang memiliki nama besar dan lebih 'serius'. Hal ini disebabkan unsur-unsur sosial dalam game-game ini telah membuka dimensi baru kepada pemain yang tidak hanya menilai kualitas sebuah permainan, tetapi juga menghargai interaksi yang tinggi dalam game yang mereka mainkan.

Apa yang ditawarkan landasan sosial tersebut, adalah suatu sarana dan visibilitas yang memfasilitasi proses mencari orang-orang yang berpikiran sama.

Dilusi Hubungan yang Bermakna

Namun, telah pernah diperdebatkan bahwa pada zaman jejaring sosial, komunitas dan persahabatan sejati telah menyusut. Interaksi telah menjadi semakin dangkal, dan hanya berkisar pada topik-topik yang menyentuh permukaan saja seperti berita atau gosip hiburan.

Statistik menunjukkan bahwa rata-rata pengguna Facebook memiliki 281 teman. Yang cukup menarik adalah, ada batasan teoritis atas jumlah orang dengan siapa kita bisa mempertahankan hubungan sosial yang stabil , yaitu berkisar 150 orang seperti yang paling sering dikutip.

Konsep ini telah populer seperti halnya kekakuan primata, yang pada dasarnya menjelaskan kelompok orang yang masing-masing kita, seperti primata, mampu berkonsep seperti manusia.

Mengapa Aku Harus Peduli?

Ini artinya adalah kita tidak mampu mengamati orang di luar lingkaran langsung kita sebagai sesuatu yang lebih dari gagasan abstrak. Sebab itu apatis mulai mengambil tempatnya.

Apa yang Harus Aku Lakukan Terhadapnya?

Suka atau tidak, landasan sosial akan tetap ada. Apa yang bisa kita lakukan, adalah menjadi cerdas terhadap waktu yang kita habiskan dalam hubungan maya, dan mencoba untuk menjaga keseimbangan antara aspek-aspek yang berbeda dari kehidupan kita. Prioritaskan hubungan dalam hidup kita, dan tetap terbuka untuk orang-orang dan ide-ide baru.

Kita juga harus mencoba untuk peduli, dan melakukan usaha terbaik untuk tidak menolak siapa pun. Percaya terhadap nilai, intrinsik atau ekstrinsik, yang setiap orang bawa dalam kehidupanmu.

Yang penting pada akhirnya, adalah orang-orang. Tak terbayangkan untuk memilikinya dengan cara lain.